Kesempatan
Saat kesempatan yang lebar dan luas
kita tidak pernah menyadari itu sebagai kesempatan
kita hanya melihatnya sebagai hal yang biasa
yang bisa diraih oleh banyak orang
karena terlihat biasa dan sepele
saat hal yang dinilai bergengsi atau besar datang
kita berburu untuk meraihnya
bersaing dengan banyak
mengorbankan banyak hal dalam hidup kita
mengorbankan waktu kita
untuk meraih kesempatan yang kita nilai "besar"
apakah kesempatan yang "besar" memang lebih berarti daripada kesempatan yang kita nilai biasa
apakah memang kita tak harus mengambil kesempatan yang kita nilai biasa
kesempatan tak pernah datang dua kali
tak pernah memiliki makna yang sama
tak ada besar atau biasa
bayangkan andainya kita tak lagi memiliki kesempatan
yang tertinggal hanyalah penyesalan
penyesalan yang tak mungkin dapat kita obati
penyesalan yang tak mungkin lagi dapat kita bayar karna kitatak lagi memiliki kesempatan
besar atau kecil tetap saja sebuah kesempatan
jangan buang kesempatanmu
jangan biarkan ia berlalu darimu
mungkin kesempatan biasa yang kita ambil, itu yang akan membuat kita BESAR
(lagi di klinik public health alias kesehatan masyarakat…hufs..pulang sore terus, bikin rumusan masalah ga jadi jadi..suara yuke nyanyi dengan keceperannya membawa tawa…SMANGAT GRUP R..uhuy)
October 2nd, 2007 at 1:29 am
Hai Vic…aku datang.. temen sma yang janji akan ketemu kamu lagi, di stasiun yang sama.
Lama aku cari nomermu, kadang masih suka nanya apa emang harus gini, sampai akhir harimu. Siapa yang bisa bilang semua jadi kaya’ sekarang. Nice story with u Vic…, maaf aku telat datang, buat kamu. Semoga semua baik-baik saja. Semoga kamu maafin aku, yang nggak lebih cepat “menemukan” sahabatnya yang hilang. Semoga kita memang jodoh, hingga suatu waktu nanti… kita bakal bisa ketawa bareng, teriak-teriak bareng, maem lencak bareng. Thanks for always beside me…, thanks for being my fren.., gud bye..hope u forgive me.